Desa Wayame Luncurkan Program “Kejar” untuk Perkuat Komunikasi dan Pelayanan Warga

Desa Wayame Luncurkan Program “Kejar” untuk Perkuat Komunikasi dan Pelayanan Warga

Pemerintah Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, memperkenalkan program inovatif bertajuk “Kejar” (Kepala Desa Jumpa Rakyat) sebagai langkah memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat sekaligus mempercepat pelayanan publik di tingkat akar rumput.

Program ini dirancang sebagai wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada pemerintah desa dan bersama-sama mencari solusi yang efektif dan cepat.

Wadah Dialog Langsung antara Pemerintah dan Warga

Kepala Desa Wayame, Syamsudin Menur, AM.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan “Kejar” akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu pukul 09.00 WIT di Balai Desa Wayame. Namun, pelaksanaan perdana yang seharusnya digelar pekan ini mengalami sedikit penundaan karena adanya agenda dinas ke Atang.

“Besok seharusnya sudah dilaksanakan, tapi karena ada kegiatan ke Atang, maka kita geser ke hari Rabu depan. Setiap hari Rabu pukul sembilan pagi sudah dimulai, dan untuk sementara kita batasi hanya sepuluh orang warga setiap pertemuan,” ujar Syamsudin saat ditemui di Kantor Desa Poka, Selasa (7/10/2025).

Solusi Cepat untuk Permasalahan di Tingkat Desa

Menurut Syamsudin, “Kejar” merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah desa untuk mempercepat penyelesaian masalah tanpa harus melewati proses birokrasi panjang. Melalui forum tatap muka ini, pemerintah desa dapat langsung mendengar keluhan warga dan menindaklanjutinya secara cepat.

“Harapan saya, semua permasalahan dasar yang terjadi di tingkat desa bisa kita selesaikan di tingkat desa. Tapi kalau memang ada persoalan yang sangat rumit dan membutuhkan biaya besar, baru kita teruskan kepada Wali Kota,” jelasnya.

Langkah ini juga dinilai mampu memperkuat transparansi serta mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat

Lebih jauh, Syamsudin berharap program “Kejar” dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Ia menginginkan warga tidak lagi ragu untuk menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi.

“Kita ingin masyarakat tidak lagi ragu untuk datang langsung dan menyampaikan keluhan. Pemerintah desa siap mendengarkan dan mencari solusi bersama,” katanya.

Model Pelayanan Publik Partisipatif dan Humanis

Pemerintah Desa Wayame menargetkan agar program “Kejar” menjadi model pelayanan publik partisipatif dan humanis, yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain di Kota Ambon. Melalui program ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin harmonis serta respons pemerintah terhadap kebutuhan warga semakin cepat dan tepat.

Peluncuran “Kejar” menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Wayame dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, mendengar langsung suara rakyat, dan menumbuhkan budaya komunikasi dua arah di tengah masyarakat.