Bendera Malaysia dulu memiliki perjalanan sejarah yang panjang sebelum akhirnya menjadi seperti sekarang. Bendera ini bukan hanya simbol negara, tetapi juga cerminan identitas dan perjuangan rakyat Malaysia dari masa kolonial hingga kemerdekaan. Dalam artikel ini, kita akan membahas asal-usul bendera Malaysia, arti dari setiap elemen desainnya, serta bagaimana evolusi bendera ini terjadi seiring perubahan zaman.
Asal Usul Bendera Malaysia Dulu
Sebelum dikenal dengan nama Jalur Gemilang seperti saat ini, bendera Malaysia dulu memiliki bentuk yang berbeda. Pada masa sebelum kemerdekaan tahun 1957, wilayah yang kini disebut Malaysia masih terdiri dari berbagai negara bagian dan kerajaan yang memiliki bendera masing-masing. Setiap wilayah seperti Johor, Perak, Selangor, dan Kedah memiliki simbol sendiri yang mencerminkan kekuasaan dan budaya lokal.
Namun, ketika Tanah Melayu mulai bersatu di bawah pemerintahan kolonial Inggris, muncul kebutuhan akan bendera yang dapat mewakili identitas bersama. Pada tahun 1947, Dewan Perundangan Persekutuan Tanah Melayu mengadakan sayembara untuk menciptakan desain bendera nasional. Dari 373 desain yang diajukan, satu karya dari Mohamed Hamzah, seorang arsitek muda dari Johor, terpilih sebagai pemenang.
Desain Awal Bendera Tanah Melayu
Desain bendera Malaysia dulu atau bendera Tanah Melayu yang pertama kali dikibarkan pada 26 Mei 1950 memiliki latar belakang sejarah yang kuat. Bendera ini terdiri dari 11 garis merah dan putih bergantian yang melambangkan kesatuan 11 negeri dalam Persekutuan Tanah Melayu. Di pojok kiri atas terdapat bidang biru tua dengan bulan sabit dan bintang berujung 11 berwarna kuning.
Warna biru melambangkan persatuan rakyat Malaysia, sementara bulan sabit dan bintang melambangkan Islam sebagai agama resmi negara. Warna kuning sendiri menjadi simbol kedaulatan para raja Melayu. Desain ini menjadi dasar bagi bendera Malaysia modern yang dikenal sekarang sebagai Jalur Gemilang.
Perubahan Setelah Pembentukan Malaysia
Ketika Federasi Malaysia terbentuk pada 16 September 1963, bendera Malaysia dulu mengalami penyesuaian untuk mencerminkan kehadiran negara bagian baru seperti Sabah, Sarawak, dan Singapura (sebelum keluar pada 1965). Bintang pada bendera diperbarui menjadi 14 sudut, melambangkan 13 negeri dan pemerintah federal.
Sejak saat itu, bendera Malaysia resmi dikenal dengan nama Jalur Gemilang. Nama ini diberikan oleh Perdana Menteri Malaysia keempat, Tun Dr. Mahathir Mohamad, pada tahun 1997. Nama tersebut mencerminkan semangat gemilang, berani, dan patriotik rakyat Malaysia.
Makna Warna dan Simbol pada Bendera Malaysia
Benhttps://pwimaluku.or.id/tag/bendera/dera Malaysia dulu dan sekarang sama-sama memiliki filosofi mendalam. Setiap warna dan simbol di dalamnya menggambarkan nilai-nilai utama bangsa.
1. Garis Merah dan Putih
Keduanya berjumlah 14, mewakili 13 negeri dan wilayah federal Malaysia. Warna merah melambangkan keberanian dan kekuatan, sedangkan putih berarti kesucian dan kejujuran.
2. Bidang Biru Tua
Simbol persatuan rakyat Malaysia di bawah satu pemerintahan yang stabil. Warna biru juga mengingatkan pada hubungan sejarah dengan Persemakmuran Inggris.
3. Bulan Sabit Kuning
Melambangkan Islam sebagai agama resmi negara. Bulan sabit ini juga menjadi tanda kemajuan dan kebangkitan spiritual rakyat Malaysia.
4. Bintang Bercahaya 14 Sudut
Setiap sudutnya merepresentasikan 13 negeri dan satu pemerintah pusat. Ini menegaskan semangat kesatuan dalam keberagaman.
5. Warna Kuning
Menjadi warna tradisional kerajaan Melayu, melambangkan kedaulatan, kemuliaan, dan kehormatan raja-raja Melayu.
Evolusi dan Pengaruh Budaya
Bendera Malaysia dulu tidak hanya menjadi simbol politik, tetapi juga bagian dari kebudayaan. Di setiap peringatan Hari Merdeka, rakyat Malaysia mengibarkan Jalur Gemilang sebagai bentuk kebanggaan nasional. Bahkan di sekolah, murid-murid diajarkan tentang sejarah bendera untuk menumbuhkan semangat patriotisme.
Dalam konteks sejarah, desain bendera Malaysia memiliki kemiripan dengan bendera Amerika Serikat karena penggunaan garis-garis merah putih dan bidang biru di pojok kiri atas. Namun, perbedaannya terletak pada simbol bulan sabit dan bintang yang mempertegas identitas Islam dan monarki Melayu.
Opini dan Pandangan Ahli
Menurut Dr. Ahmad Fauzi, sejarawan dari Universiti Malaya, desain bendera Malaysia dulu merupakan perpaduan antara nilai tradisional dan modernitas. Ia menilai bahwa penggunaan warna dan simbolnya tidak hanya estetis, tetapi juga sarat makna politik dan budaya.
Sementara itu, menurut pandangan saya, keunikan bendera Malaysia terletak pada kemampuannya menyatukan berbagai etnis, agama, dan wilayah di bawah satu simbol. Bendera ini bukan sekadar kain berwarna, melainkan identitas nasional yang membangkitkan rasa cinta tanah air.
Bendera Malaysia Dulu vs Sekarang
Meskipun bendera Malaysia sekarang dikenal dengan nama Jalur Gemilang, bentuk dasarnya tidak banyak berubah dari bendera Malaysia dulu. Perbedaan utama hanya terletak pada jumlah sudut bintang dan maknanya. Jika dulu hanya 11 sudut mewakili 11 negeri, kini menjadi 14 untuk mencerminkan Malaysia yang lebih luas dan beragam.
Selain itu, penggunaan bendera juga semakin diatur dalam protokol resmi negara. Misalnya, pengibaran bendera harus dilakukan dengan hormat, tidak boleh menyentuh tanah, dan harus dikibarkan setinggi mungkin di atas bangunan pemerintahan.
Fakta Unik Tentang Bendera Malaysia
- Bendera Malaysia pertama kali dikibarkan pada tahun 1950 di Istana Sultan Selangor.
- Desain pemenang sayembara berasal dari pegawai muda berusia 29 tahun.
- Jalur Gemilang memiliki lagu resmi berjudul sama, diciptakan oleh Pak Ngah dan dinyanyikan oleh penyanyi terkenal, Habsah Hassan.
- Hari Pengibaran Bendera Nasional dirayakan setiap 16 September bersamaan dengan Hari Malaysia.
Pentingnya Menghormati Bendera Nasional
Menghormati bendera Malaysia berarti menghormati sejarah, perjuangan, dan identitas bangsa. Banyak negara menanamkan pendidikan cinta bendera sejak dini agar generasi muda memahami nilai perjuangan di balik simbol nasional.
Sebagai masyarakat modern, kita sebaiknya tidak hanya memandang bendera sebagai formalitas upacara, melainkan sebagai simbol yang mempersatukan seluruh rakyat di bawah satu cita-cita, yaitu kemajuan dan keharmonian bangsa.
Kesimpulan
Bendera Malaysia dulu memiliki kisah panjang yang kaya makna dan sejarah. Dari simbol kerajaan hingga menjadi Jalur Gemilang yang membanggakan, setiap elemen bendera mencerminkan semangat persatuan dan keberanian rakyat Malaysia. Melalui desain sederhana namun penuh makna, bendera ini berhasil menjadi simbol nasional yang dihormati dan dicintai oleh generasi ke generasi.





Leave a Reply