PWI Maluku Gelar Lokakarya dan UKW Pertama di Kepulauan Tanimbar

PWI Maluku Gelar Lokakarya dan UKW Pertama di Kepulauan Tanimbar

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku, Alex Sariwating, menegaskan bahwa kegiatan Lokakarya Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar tahun 2025 merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas wartawan daerah sekaligus mendukung pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Alex menyebut kegiatan ini memiliki nilai strategis karena melibatkan langsung Dewan Pers dan Lembaga Penguji Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS), dua institusi resmi yang berperan besar dalam peningkatan standar profesi kewartawanan di Indonesia.

“Kegiatan ini tidak gampang dilaksanakan. Sebab,Arena Tempur yang hadir saat ini di Kabupaten Kepulauan Tanimbar adalah Dewan Pers dan LPDS sebagai lembaga penguji yang terus menyampaikan perkembangan terkini serta materi terbaru untuk wartawan di Tanimbar,” ujar Alex Sariwating saat membuka kegiatan tersebut.

Momentum Penting bagi Wartawan Tanimbar

Lokakarya jurnalistik yang digelar selama dua hari, dari 27 hingga 28 Oktober 2025, diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi dan pengetahuan bagi wartawan lokal sebelum mengikuti UKW.

Alex menekankan pentingnya peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan serius, karena pembekalan yang diberikan mencakup berbagai aspek utama dalam dunia jurnalistik modern — mulai dari etika pemberitaan, penulisan berita berkualitas, hingga pemahaman terhadap regulasi pers nasional.

“Selain mengikuti dengan baik, hal positif yang harus diperoleh adalah ilmu yang diberikan oleh para penguji. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik, agar setelah mengikuti lokakarya dan UKW, wartawan bisa memberikan informasi yang baik kepada publik,” tutur Alex.

Ia menambahkan, wartawan memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap media. Karena itu, kompetensi dan integritas menjadi kunci dalam menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, akurat, dan berimbang.

Apresiasi untuk PWI Kepulauan Tanimbar

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Maluku itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) PWI Kepulauan Tanimbar yang telah berhasil menyelenggarakan lokakarya dan UKW pertama di Bumi Duan Lolat.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan dunia jurnalistik di Tanimbar, karena untuk pertama kalinya para wartawan di wilayah tersebut mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi langsung di daerahnya sendiri.

“Saya memberikan apresiasi kepada Plt PWI Kepulauan Tanimbar yang sudah berupaya menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Saya optimis, wartawan Tanimbar yang mengikuti kegiatan ini akan menjadi wartawan profesional dan independen,” ungkap Alex.

Dorong Profesionalisme dan Independensi Media Daerah

Alex menegaskan bahwa peningkatan kapasitas wartawan daerah seperti di Kepulauan Tanimbar sangat penting dalam mewujudkan media lokal yang berkualitas dan berintegritas. Wartawan di daerah, menurutnya, tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembangunan daerah melalui pemberitaan yang konstruktif dan edukatif.

Dengan adanya UKW dan lokakarya jurnalistik ini, ia berharap para wartawan dapat memperkuat komitmen terhadap kode etik jurnalistik, menjaga independensi dalam setiap liputan, serta menghindari praktik yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap media.

“Wartawan yang kompeten akan mampu menjadi penyeimbang dalam arus informasi. Mereka tidak hanya menulis berita, tapi juga membangun literasi publik agar masyarakat bisa memahami fakta secara utuh,” jelasnya.

Langkah Lanjut PWI Maluku

Di akhir sambutannya, Ketua PWI Maluku menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperluas kegiatan serupa di berbagai kabupaten/kota di Maluku. Program pelatihan dan UKW akan menjadi agenda rutin guna memperkuat kapasitas wartawan di daerah-daerah terpencil.

PWI Maluku juga berencana menjalin kerja sama lebih erat dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk mendukung pengembangan literasi media serta peningkatan kualitas jurnalistik berbasis etika dan profesionalisme.

Sumber: https://rooglassreplacement.com.au/glass-safety-standards-in-australia-as1288-as2208/