Bupati Malra Pimpin Apel Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Bupati Malra Pimpin Apel Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Maluku Tenggara – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Apel Siaga Bencana sebagai langkah strategis menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah setempat.
Apel tersebut dipimpin langsung Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, dan berlangsung di lapangan upacara Kantor Bupati Malra, Kamis.

Kegiatan ini menjadi simbol kesiapsiagaan daerah dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat muncul kapan saja. Apel siaga diikuti Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, jajaran TNI dan Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, relawan, serta sejumlah OPD terkait Slot Gacor.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan rasa duka mendalam atas berbagai bencana alam yang menimpa sejumlah daerah di Indonesia. Ia mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan para korban dan memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di berbagai daerah,” ujar Bupati.
Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Bupati menekankan perlunya seluruh elemen meningkatkan kesiapsiagaan mengingat kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana. Menurutnya, Apel Siaga Aktivasi Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh unsur siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Perubahan iklim global memberi dampak nyata, termasuk meningkatnya potensi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang tinggi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa Maluku Tenggara termasuk wilayah yang rentan sehingga kesiapsiagaan harus menjadi budaya kerja dan budaya hidup.

Bupati juga menegaskan pentingnya penerapan Incident Command System (ICS) sebagai mekanisme komando terpadu yang memastikan setiap unsur mengetahui peran, fungsi, dan garis koordinasinya.
“Sistem ini memastikan penanganan bencana dapat berlangsung cepat, tepat, dan efisien,” tegasnya.

Ia memberikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Maluku Tenggara atas inisiatif mempersiapkan perangkat, personel, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.

Bupati kembali mengingatkan bahwa apel siaga bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem koordinasi dalam merespons bencana secara cepat.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga lingkungan, dan mengikuti arahan pihak berwenang apabila terjadi situasi darurat. Komunitas, pemuda, organisasi masyarakat, dan relawan diminta terus meningkatkan kapasitas mitigasi bencana.

Menurutnya, kekuatan utama dalam menghadapi bencana terletak pada kebersamaan dan kepedulian sosial. Semakin banyak pihak terlibat, semakin besar peluang meminimalisasi korban dan kerugian.

“Kita tidak dapat menghentikan bencana, tetapi kita dapat memperkuat kesiapan, kewaspadaan, dan respons sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir sekecil mungkin,” pungkas Bupati Thaher Hanubun.

Baca Selengkapnya: https://www.patriotsaustralia.com.au/dva-news/